Semangat Menua Di Usia Muda




       Mari kita sejenak bernostalgia pada masa saya di umur SMA, kalian cukup baper atau nangis alay juga tidak masalah. Sewaktu masa SMA penuh perjuangan melawan kebodohan dengan otak yang kata orang di bawah standar, belum lagi di jurusan ecek-ecek (kata orang) yang bernama IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), bukannya IPS (In Plane Switching) teknologi layar vrokh! Yang paling pedih pulang sekolah jam 16.00 lebih, perut kelaparan, gebetan kagak punya, kantong kering macam gurun sahara, tempat tinggal yang jauh (kayak rasa kamu ke aku – jauh neng…).

        Dengan sedikit trailer 1 di atas sudah baper atau nangis kah kalian? Kalo belum saya lanjutkan ke trailer 2… Wajah saya sewaktu di SMA tidaklah tamvan macam Chris Evans (Aktor Captain Amerika – Avengers), beruntung ada emak yang selalu mengatakan saya adalah lelaki ter-tampan di dunia. Dan sekarang pun sama saja, saya tidak berubah menjadi tampan sama sekali. Lalu adakah saya punya gebetan dengan penderitaan yang telah saya sebutkan? Wakakak. Btw sebenarya di paragraf ini saya bo’ong…

        Waktu berjalan dan saya sudah lulus SMA, Alhamdulillah pas tes SPAN PTKIN keterima di Universitas Islam Negeri  Antasari jurusan Hukum Tata Negara, meskipun akhirnya di tolak ayah saya mentah-mentah untuk berkuliah di tempat itu dengan alasan pengawasan. Jadilah saya sekarang kuliah di Universitas Palangka Raya jurusan Ilmu Pemerintahan, untuk jalur masuknya melalui SMM-PTN. 

        Kita sekarang pergi ke inti permasalahan, awal-awal menjadi mahasiswa baru semangat saya sangatlah menggebu-gebu seperti laju sebuah perahu. Kesan sombong karena begelar mahasiswa yang tidak semua orang dapat menggapainya juga tertanam dalam diri saya, terlebih sifat congkak merendahkan teman-teman ada sedikit saya lakukan. Titel ‘Mahasiswa’-lah yang  menjadikan saya terlalu bangga dan besar kepala.

        Ternyata memasuki semester 2 tahun 2017 semangat saya agak kendor (jangan kasih kendor!), ini dikarenakan dosen yang pro dalam hal jarang masuk dan PHP kebangetan bikin geregetan (dan banyak hal lainnya sih). Saya malah sempat berpikir lebih banyak mendapat ilmu di sekolah daripada saat kuliah. Dan ternyata saya yang salah karena kurang telaah dan menjelajah ilmu lain yang lebih wah!...  Saya tentu merenung malu dengan keadaan umur yang masih muda tapi semangat malah menua mendekati ajalnya. Wakakak. Namun pada akhirnya saya tetap yakin pada kekuatan-Nya, dukungan orang tua yang tiada duanya, semangat untuk menikahi dan memilikinya, serta yang terakhir tentu keinginan hidup manis pada akhirnya.
-Bismillah…
-Edisi Curhat memicu Semangat by : ican HD

0 Response to "Semangat Menua Di Usia Muda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel