Kelompok Terbaik


Sebenarnya banyak kombinasi judul yang akan gue ambil buat artikel ini, tapi karena sepertinya itu sudah mewakili banyak hal yaaa gak usah ribet mikir lagi. Biarkan saja judulnya seperti itu, sederhana, apa adanya, jujur, tanpa kiasan, tidak ada paksaan buat jadi sajak, karena memang begitu adanya… mereka satu-satunya kelompok terbaik yang pernah ada di kehidupan SMA gue.

Kenapa gue mau repot-repot bikin artikel ini? Padahal bagi kebanyakan orang mungkin ini adalah hal yang biasa dan coba gue besar-besarkan seperti kisah heroik para pahlawan super. Bahkan esensi untuk dibaca pun kayaknya nihil sama sekali, tapi tenang! Ini bukan tanpa alasan.

Alasan pertama kelompok ini bisa membuat gue tersenyum bangga karena ada hal yang berkesan setelah meninggalkan masa SMA, serius! Karena masa putih abu-abu gue minim prestasi maupun hal-hal yang bisa dibanggain, dan untungnya mereka ini hadir buat ngerubah akhir masa SMA gue jadi lumayan buat seonggok manusia pemalas (Thanks buat kalian semua, respect!).

Selanjutnya gue ucapin terima kasih yang tak terhingga sepanjang masa khusus buat Sanah yang paling pertama respon cepet pas gue buat story via Whatsapp nyinggung soal bikin artikel ini, padahal pertanyaan itu Cuma buat pemanis story sekaligus pencitraan biar dibilang keren dan terkesan gak lupa sama temen-temen SMA. Ini alasan kedua.

Yang terakhir ini adalah momen langka, kenapa gitu? Karena buat ngumpulin siswa siswi terbaik dikelas ini dalam satu kelompok gue harus pulang pergi sekolah selama dua tahun lebih, sekolah gak jelas, perut kelaparan tiap sore, dihajar tugas yang gak pernah gue ngerti isi materinya (Matematika dan Ekonomi misalnya, curhat dulu gan. Hehe), harus belajar dan berpetualang jadi ketua kelompok yang akhirnya gue bisa “matang” buat mimpin “semua siswa siswi terbaik dikelas ini”. Bayangin aja, tugas kelompok selama sekolah gak sekali dua kali, tapi berkali-kali. Dan beruntung di akhir kisah kelompok ngerjain tugas di SMA ini gue punya yang terbaik dan bisa dibanggain. (Alhamdulillah!!!)

Haha, jadi waktu itu tugas Seni Budaya bikin video kenangan Hymne Al-Madaniyah dan satu lagu bebas. Kayak biasa, gue gak tertarik sama sekali bahkan ngeluh tugas bertumpuk macam abu vulkanik yang menenggelamkan gue ke dasar sejuta kerinduan. Candaaa! Intinya gue gak suka ada tugas kelompok! Mending tidur dan nganggur dikelas.

Namun apalah daya gue sebagai siswa, akhirnya dipilih jadi ketua kelompok yang jujur sama sekali gak pernah gue suka (mimpin diri sendiri aja susah). Habislah ideologi gue ditangan seorang guru yang ingin menyelamatkan seorang siswa-nya, thanks bu. Tapi rupanya kenyataan berbanding terbalik dengan ekspektasi yang udah terlanjur nancep di otak gue.

“Ketua kelompok 1 silahkan dipilih anggotanya”, seketika itu juga mata gue segar kembali, itu adalah kejutan yang ditunggu sekian tahun, Alhamdulillah maaak! Anakmu akan  punya teman kelompok terbaik, semoga mereka gak nolak pas ane pilih. Aamiiin!!! Gak bermaksud hiperbola, tapi itu kenyataan yang gue suka karena bisa milih sesuka hati, ya jelas lah gue ambil yang paling The Best dan berpengaruh dikelas, logikanya begitu.

Hehe, memang kayaknya jahat sekali, jahat banget, rakus banget, gak berperikemanusiaan. Tapi apalah daya, karena mereka mau diajak semua, kelompok lain mah bodo amat! Yang penting tujuan gue punya kelompok yang solid akhirnya tercapai, di akhir karir masa SMA. “Oh ya, pikiran bocah SMA tentunya ikut ngaruh waktu itu. Kapan lagi kan gue bisa milih anggota cewek yang cantik-cantik dan pinter-pinter? Itulah waktunya!

  Sekarang kita beralih ke anggota kelompok kebanggan gue sampai detik ini :

1. Abdur Rasyad


Alasan gue milih anak ini karena dia punya skill akting dan bermain gadget yang mumpuni, tingkat percaya diri makhluk hidup ini diatas rata-rata teman-teman satu kelasnya termasuk gue. Selain itu ide segar dari mantan Ketua MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas) ini sering bikin gue kagum. Thanks bro (Ocoy)…

2. Saputra Budi Raharjo


Nah, kalo anak ini memang keahliannya di bidang IT kayaknya udah bawaan lahir, siapa sih yang gak tahu skill siswa berinisial SBR ini dibidang tekno dan seni, khususnya seni itu di film pendek. Yaiyalah! Orang dia pernah ikut lomba FLS2N film pendek dan keluar jadi juara. Organisasi macam MPK pun pernah dijajalnya. Thanks bro (SBR)…

3. Watiah

Dia punya suara yang merdu, otomatis dan mutlak dia masuk dalam list anggota yang gue bikin. Beruntung saat itu gue sebagai ketua kelompok 1 langsung bisa rekrut dia tanpa menilai keseimbangan orang-orang dengan suara merdu di tiap kelompok. Pokoknya kelompok 1 harus paling pro… syukurlah cewek yang suka gabung Organisasi sekolah ini gak nolak permintaan gue. Thanks Gembul (Watiah)…

4. Majidah



Kalo dia ini semacam ada prinsip ketergantungan (gak lengkap kelompok bikinan gue kalo gak ada dia), selain karakternya yang suka bertanggung jawab terhadap tugas. Cewek ini juga sering satu kelompok sama gue, tentunya gue pasti milih dia karena tahu betul keunggulannya dalam kerjasama tim. Wajar, toh dia kan orang penting organisasi MPK. Thanks Mbem (Majidah)…

5. Sanah



Nah, kalo cewek dengan suara khas yang suka gue denger ini punya bakat akting yang bikin gue terpana. Serius, waktu pas kelas 11 SMA di pertunjukan drama gue dibikin gak bisa ngelupain aktingnya yang mengalir alami dan punya ciri khas tersendiri. Anak ini juga gampang dibawa kerjasama, trus gak banyak rewel (menurut pengamatan gue) karena sifatnya yang kalem. Thanks Sanah…

6. Munada Inzalia



Munada, nama yang bagus dan cantik. Munada ini salah satu siswi dikelas gue yang sering masuk dalam daftar 10 besar, ya jelas dia ini cerdas. Nah, dengan kenyataan seperti itu jelas pula kalo dia ini gampang dibawa kerjasama tim. Dan memang begitu adanya, sekali lagi gue beruntung bisa ngerekrut cewek yang juga suka gabung OSIS ini. Thanks Encun (Munada)…

7. Mahdaniah




Dia salah satu cewek dikelas gue yang loyal kalo bikin tugas kelompok. Nah tentunya dengan sikap sama tugas yang seperti itu dijamin bikin gue langsung rekrut dia tanpa pikir panjang. Udahlah, biarin aja kelompok lain kepayahan. Pokoknya cewek yang suka gabung organisasi ini juga harus ada di kelompok besutan gue. Dan dia akhirnya mau ikut, syukurlah. Bukannya mengkotak-kotakan, biasanya para siswi yang gabung organisasi punya tanggung jawab yang gak perlu diraguin. Thanks Mahda…

8. Zahrotun Nihayah


Mustahil kalo gue ragu-ragu buat ngajak cewek juara 1 di kelas secara beruntun ini (kelas 10,11,12). Adalah suatu kebodohan kalo gue gak langsung masukin dia ke list anggota Terbaik bikinan gue. Dia adalah mantan sutradara pertunjukkan drama kelas 11, gue sebagai mantan sutradara tentunya tahu betul keunggulan cewek ini. Dan syukur Alhamdulillah dia gak keberatan sama sekali pas gue ajak gabung. Thanks Dahi (Zahrotun Nihayah)…

9. Muhammad Ikhsan Hariadi



Pecundang yang berhasil mendapatkan kalian semua.


Well, itulah deretan anggota yang berhasil bikin gue gak bisa move on karena sampai sekarang gue gak nemuin kelompok yang bagusnya kayak mereka. Meskipun gue megang jabatan ketua, tapi gue dengan sangat bangga nyebut diri sebagai anggota biar bisa sejajar dengan kalian yang punya kualitas terbaik. Sekali lagi, thanks buat kalian semua. Tanpa kalian gue bukan apa-apa saat itu.

Selanjutnya kita akan menilik kesan dari anggota kelompok yang berhasil gue dapat, dan membuka sisi lain “petualangan” kami selama bikin tugas :

1. Watiah : “Terlalu banyak cerita dihari itu. Saat itu jangankan untuk serius dalam menyanyikan untuk membuat barisan saja sulitnya gak ketulungan. Kalau di izinkan untuk menatap foto itu lagi.. teringat sebuah kenangan dan rahasia yang kita jalani saat itu. Dimana kita membuat video pada nyeker semua gak pake sepatu atau kaos kaki. Dimana saat pengen ngeluarin 1 kalimat saja itu sudah memecahkan canda tawa. Saat itu hanya senang yang kurasa. Tak ada selain itu… <3 terima kasih atas waktu yang telah kalian berikan selama 3 tahun itu. Aku memang banyak kecewa kepada semuanya tapi aku tak pernah sesekali berpikir untuk menyesali kebersamaan kita

2. Zahrotun Nihayah : “Selalu tepat waktu dalam tugas dan kewajiban”.

3. Munada Inzalia : “Menurut aku kelompok itu. Paling ekstrim karena Ocoy beluncat (melompat) dari atas jembatan nang (yang) melihat ja (saja) gugup apalagi  nang beluncat tapi di kelompok itu nang paling menonjol buat aku kebersamaan karena makan buah mencokan (rujakan) di Bagendang terus itu makan batagor di lapangan sekolah. Waaah seruuuu.

4. Saputra Budi Raharjo : “Tidak Semua orang punya kemampuan yang sama, tetapi jika punya kegigihan yang sama, maka Insya Allah suatu tujuan atau cita-cita akan tercapai dengan mudah.

Didalam sebuah tim ada yang namanya kerjasama, anggota didalamnya dituntut untuk saling percaya, membantu, mengayomi, bahkan harus saling meluruskan jika ada yang salah didalam tim tersebut.

Seperti tim terhebat yang pernah kumiliki sewaktu aku duduk dibangku SMA dulu, kemampuan kami berbeda-beda, pemikiran berbeda, tapi kami harus memiliki satu tujuan, satu visi, agar tim ini sukses dalam membuat satu tujuan.

I am so proud of you :)

5. Majidah : “Kesannya seru lah kelompok nya mau diajak kerjasama, bertukar pikiran yang mana baiknya untuk kelompok, kompak, kerjasamanya bagus, seru, makan-makan, ngerjakan tugas serasa bejalanan ja (jalan-jalan aja), pokoknya the best best best lah..

6. Sanah

“Alasan ku kenapa harus diolah (dibuat) artikel tentang kelompok seni budaya

1. Bisa dibilang kelompok terbaik yang pernah ada
2. Anggotanya yang super duper kreatif, keren, the best pokoknya
3. Begitu banyak momen-momen yang terjadi, baik suka maupun duka
4. Saat makan-makan di jembatan, kebersamaan itulah yang tidak mungkin terlupakan
5. Momen yang paling ku ingat, hampir tabrakan, entah dengan mobil atau truk, aku lupa hehe
6. Momen yang paling the best saat Ocoy terjun dari jembatan ke sungai, amazing
7. Hal yang beda menurut ku dikelompok ini yaitu, aku terpisah sorangan (sendiri) dari OJISU atau salah satu dari mereka, tapi dikelompok ini aku memisahkan diri sorangan (sendiri) wkwk, tapi aku tetap having fun
8. Tingkah laku mereka yang konyol yang selalu membuat suasana happy
9. Sangat sulit untuk dilupakan
10. Aku jatuh cinta dengan kelompok ini, throwback boleh?
11. Best moment juga saat hujan-hujan’an meolah (membuat) video

Kelompok ter the best pokoknya yang tiada duanya, makasih buat teman-teman semuanya atas partisipasinya, kalian begitu luar biasa

Lopyu guys <3

7. Abdur Rasyad : “Pertemanan akan indah jika dilalui dengan kebersamaan, kebersamaan yang telah dibina akan jadi suatu kenangan yang terlampau untuk masa depan ketika tak seorangpun yang perduli akan kehadirannya. Dan begitu pula akan kelompok yang kita bina bersama saat dibangku sekolahan. Walaupun sekarang hidup yang kita tempuh berbeda tapi jangan lupa tengok sedikit ke belakang. Betapa indahnya saat kita bersama. Dan dari diri ini aku katakan, bahwa jalan yang kini kita lalui berubah jadi abu. Tapi tanda itu masih terngiang di kala aku melangkah.

8. Muhammad Ikhsan Hariadi : “Jangan lupa kalo kita pernah dan ingin terus bersama”.

0 Response to "Kelompok Terbaik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel