Weekend : Sensasi Panggung Jembatan Gantung
Liburan adalah salah satu karunia yang diberikan Tuhan untuk menikmati keindahan alam, kurang lebih begitulah yang dirasakan saat kita pikirkan. Berbicara tentang liburan, sedikit banyaknya dapat dilakukan pada akhir pekan. Pun juga tergantung kondisi dan keadaan.
Kali ini saya mengajak pembaca untuk sedikit bernostalgia (lagi) saat masa-masa tugas “mengejar” dan “menghajar” di bangku sekolah menengah atas. Setelah saya kumpulkan bahan foto untuk postingan kali ini, didapatkan pada rincian foto yang diambil tertera tanggal 04 September 2016. Tentu sudah agak usang ingatan akan peristiwa ini, tapi tidaklah se-usang ingatan akan mantan. Karena sejatinya berbeda “perlakuan” ingatan atas teman dan juga mantan, tergantung kenangannya sih. Lah...Kok malah curhat?
Kembali ke topik, tugas yang kami kerjakan adalah mata pelajaran Seni Budaya untuk membuat dua buah video yang kata ibu guru sebagai kenang-kenangan. Satu video dengan konten paduan suara Hymne Al-Madaniyah, dan satu konten lagi video klip dengan lagu bebas. Di konten video kedua akhirnya kami satu kelompok memilih lagu Hymne For The Weekend – Coldplay (biar sama-sama Hymne). Anggota kelompok kami terdiri atas saya sendiri, Abdur Rasyad, Saputra Budi Raharjo, Majidah, Munada Inzalia, Mahdaniah, Sanawiyah, Watiah dan Zahrotun Nihayah.
Lokasi yang kami pilih untuk pengambilan gambar video klip adalah Jembatan Gantung yang berada di Desa Bagendang Tengah/Permai, termasuk salah satu lokasi favorit buat orang foto-foto. Jalan menuju jembatan ini agak menjengkelkan bagi saya, karena adanya lobang dan belokan yang tidak pernah saya jamah sebelumnya. Mau bagaimanapun atas izin Allah SWT akhirnya kami sampai juga, dan kesan pertama kami setelah sampai di jembatan itu adalah...WOW! Luar biasahhh.
Kesan yang wajar mengingat sebagian besar dari kami baru pertama kali ke tempat itu, saya yang berjiwa seni akan keindahan (ngalay dikit) agak sedikit masam menahan senyuman. Setelah sedikit menikmati keindahan dengan cara “mancokan”, kami perlahan menuju jembatan untuk menyelesaikan “beban” yang diberikan. Dan... kalian tahu sendiri lah apa yang akan dilakukan para cewek-cewek, apalagi kalo bukan selfie dan wefie!. Btw ada rasa pait bagi kami 3 orang cowok yang harus mikir skenario untuk video.
Kami bertiga memang termasuk golongan siswa yang berpikir blak-blakan, dalam artian haruslah pada waktu pengerjaan (tidak dipikirkan duluan). Kalo pun kami mengajak cewek-cewek untuk memikirkan yang ada hanya akan disalahkan, karena selain mereka punya “asas kebenaran!” (Cewek selalu benar) juga karena ulah kami yang meminta mereka untuk santai dan hanya ber-akting yang bagus saja. Skakmat Everything! Kami bisa apa?...
Bagi kami bukan cowok namanya kalo tidak bisa menyelesaikan tantangan yang diberikan para cewek. Akhirnya kami bertiga berdiskusi mengumpulkan ide untuk konten video , masih nanya cewek-cewek lagi apa!? Lagi lomba menuhin memori hp!. Telah kami putuskan untuk sepenuhnya menjadikan jembatan gantung sebagai panggung untuk beradu akting. Dan Alhamdulillah cewek-cewek memang membuktikan akting mereka sesuai dengan apa yang kami arahkan, kalian tahulah kalo cewek mah memang jago drama.
Puncak akting yang kami lakukan adalah saat Abdur Rasyad (Ocoy) mengajukan diri untuk melompat dari jembatan gantung menuju sungai yang ada di bawahnya (bukan bunuh diri dong). Katanya sih biar lebih hidup sensasi liburan di video-nya, beda dari yang lain, dan atas keinginannya sendiri (gila woy! Ngorbanin nyawa). Bukan tanpa sebab ada rasa khawatir dari kami, karena setelah bertanya kepada warga setempat ternyata di sungai itu ada banyak buaya. Pernah saat air pasang dan buaya terlihat oleh warga di sekitar sungai tersebut.
Setelah melalui diskusi dan perdebatan satu anggota kelompok, Abdur Rasyad tetap memutuskan untuk “lompat maut” dari jembatan ke sungai. Ahelah,,, itu anak memang ngeyel kalo dibilangin, ngotot mulu. Karena sempat melakukan percobaan berenang di sungai-lah yang membuatnya semakin yakin. Dan kalian tahu? Pada akhirnya ia terjun dengan wajah senang memegang tongsis sambil melambaikan tangan. Byurrrr... orangnya ternyata masih hidup! Alhamdulillah.... ia cepat berenang ke tepian dan segera naik ke atas jembatan. Well,,, sensasi yang “gila” untuk sebuah video dengan tema liburan. Dan akhirnya jadilah tulisan ini saya publikasikan karena tidak ada kematian (termasuk kematian mantan kalian).
-see you again!









0 Response to "Weekend : Sensasi Panggung Jembatan Gantung"
Posting Komentar