Apel Sebelum Pulang Sekolah, Perlukah?



Sebagai seorang yang menempuh pendidikan di sekolah selama dua belas tahun, mau tidak mau apel pagi sebelum masuk kelas dan apel sebelum pulang sekolah pernah saya cicipi. Lebih tepatnya kegiatan rutin bagi siswa/i ini saya rasakan saat duduk di bangku SMA. Namun kali ini saya lebih spesifik membahas apel sebelum pulang sekolah saja. Karena ada hal yang menarik untuk di jelajahi.

Jika saya harus menjawab “sekilas” pertanyaan seperti judul di atas, maka saya dengan senang hati dan blak-blakan mengatakan “Tidak Perlu!. Ya, saya serius… tapi nyatanya aturan-lah yang menumbangkan dan menyingkirkan pendapat saya. Sedikit piknik ke masa lalu, ada beberapa orang teman saya yang suka mengatakan sekaligus mempraktek-kan prinsip “Aturan di buat untuk di langgar”. Mungkin karena prinsip mereka itulah terlintas di pikiran saya untuk melawan aturan yang akhirnya tidak pernah kesampaian (pulang duluan nggak ikut apel).

Kembali ke topik, saya sebenarnya sama sekali tidak menyukai apel sebelum pulang sekolah. Alasannya karena sistem di sekolah saya adalah “Full Day School”,  bayangkan saja, perut lapar, badan capek, uang saku habis, otak “nge-lag”, udah sore.. rumah jauh (drama dikit). Nah, dengan keluhan seperti yang telah saya sebutkan, masa harus apel lagi? Kalo pulang ya pulang aja!

Mari kita jelajahi uniknya salah satu kegiatan di sekolah ini. Kita perhatikan dulu pada kepentingan pihak sekolah, kegiatan apel tentu saja sangat penting bagi sekolah. Kegiatan ini adalah salah satu sarana dalam membina dan mengawasi siswa/i oleh guru-guru, tentunya dengan wejangan-wejangan yang di sampaikan kepada seluruh siswa/i. Menyampaikan informasi yang penting dan bersifat menyeluruh (untuk semua siswa/i) tentu sangat efektif dilakukan saat apel, terutama untuk kegiatan besok pagi atau hari mendatang yang telah ditentukan. Dan yang paling penting evaluasi kegiatan pada hari itu apakah berjalan baik atau ada masalah-masalah dalam ruang lingkup sekolah itu sendiri.

Sekarang kita perhatikan dari pihak siswa/i. Meskipun tadi sudah saya ajukan pendapat pribadi bahwa apel sebelum pulang sekolah itu tidak perlu, namun tidak dapat saya pungkiri ada beberapa manfaat yang di dapatkan. Pertama afeksi, salah satu bentuk perlindungan dan perhatian pihak sekolah kepada siswa/i berupa wejangan, saya sebut lagi wejangan atau nasihat pada paragraf ini bukan tanpa alasan. Nasihat yang diberikan guru tentu banyak manfaat, apalagi mengingat sifat remaja yang sulit di terka. Demi menghindarkan hal yang tidak diinginkan seperti naik kendaraan ugal-ugalan di jalan, pacaran pakai seragam sekolah, nongkrong pakai seragam sekolah dan kegiatan negatif lainnya yang dilakukan setelah pulang sekolah.
Manfaat kedua adalah membangun solidaritas antar seluruh siswa/i, meskipun baris pada waktu apel dilakukan per-kelas. Well, saya hanya kepikiran dua hal seperti yang telah saya sebutkan saja manfaat apel sebelum pulang sekolah (bagi siswa/i), kalo kalian ada pendapat lain silahkan cantumkan pada kolom komentar di bawah (wih berasa Youtuber!). Jadi, jawaban akhir saya soal apakah perlu apel sebelum pulang sekolah itu dilakukan adalah “Sangat Perlu”. Selain karena aturan dari sekolah yang mau tidak mau harus diikuti, juga ada beberapa manfaat bagi pengajar ataupun pelajar. Dan… kalo sekolah ya sekolah, gak usah bikin masalah!

- iHD – Alumni Yang “Tertindas” (Oleh Kemalasan).

0 Response to "Apel Sebelum Pulang Sekolah, Perlukah?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel