Doi, Seberapa Penting Sih?
Penting banget parah, asli! Well, kurang lebih begitulah kata-kata yang bisa saya tarik dari bermacam kata yang bejibun banyaknya untuk menyakinkan betapa pentingnya sosok seorang doi. Doi itu terbagi menjadi dua jenis. Pertama, doi yang sudah menjadi “milik kita”. Dan jenis kedua sekaligus yang bikin pusing yaitu doi yang “bukan/belum milik kita”. So,, kamu yang mana?
Kalo kamu sedang berada dalam posisi mendapatkan doi jenis pertama yaudah lah ya, gak perlu bahasan panjang kali lebar kali tinggi. Ahelah…, ibaratnya dunia hanya milik kalian berdua yang sedang dimabuk cinta, kemana-mana selalu berdua, susah senang selalu bersama, pengen tidur teringat wajahnya, panggilannya papa mama, aduuh indahnya.
Nah, membahas pada doi jenis yang kedua ini lumayan ruwet urusannya. Karena berbagai insiden seperti ditikung temen, diambil orang gak dikenal, gak direstui orang tua doi dan bermacama masalah lain dalam mendapatkannya udah kaya kantor pos dan prangko! Gak bisa di pisahkan. Btw istilah kantor pos dan prangko saya contek dari lawakan salah satu dosen saya.
Terlepas dari banyaknya permasalahan yang kompleks, tapi doi yang belum milik kita itu tetap penting banget (mungkin). Meskipun terkesan ngarep, tapi sedikit banyaknya doi itu berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Karena ngarep mendapatkan doi seseorang bisa saja berubah menjadi lebih baik (biar diperhatiin doi gituh).
Nyatanya doi bukan milik kita, tentunya tak ada hak buat ngatur hidup doi dari berbagai aspek. Meski begitu tidaklah jadi masalah menjadikan doi sebagai bagian penting dalam hidup tanpa harus memilikinya (cielehh).
Kalo menurut saya sebagai seorang cowok, doi patut di perjuangkan. Namun dengan disertai rasa sadar diri jugal laah! Masa doi gak mau tetep ngotot maksa. Nah lain ceritanya jika doi nerima tanpa syarat dan memberikan “akses kemudahan hidup”. Rasanya kayak gak ada masalah dalam hidup, maka doi udah dipastikan jadi sekian dari hal penting dalam hidup.
Well, sosok seorang doi kerap kali dijadikan alasan seseorang bersemangat menjalani hidup, Karena doi hidup jadi lebih berwarna, karena doi tantangan seperti tidak ada apa-apanya, karena doi ada banyak rasa berkecamuk di dalam dada (puisi dikit). Karena doi sangat pentingnya… kita kemudian berharap dapat memilikinya…selamanya.
Ilustrasi gambar by : Majidah Mbem
-iHD cck
-iHD cck

0 Response to "Doi, Seberapa Penting Sih?"
Posting Komentar